UNTUK OPERASI,BOCAH 2 TAHUN INI MENGUMPULKAN BOTOL PLASTIK SENDIRI
Fuzhou, China, Xiaoxiao (2), memang masih kecil,
namun semangatnya untuk bisa sembuh sangat tinggi. Bocah perempuan ini
mengumpulkan botol plastik bekas setiap hari untuk membantu mengumpulkan
dana 100.000 yuan atau sektiar Rp 197 juta, yang akan digunakan untuk
operasi jantungnya sendiri.Dilansir Asia One, Kamis (12/12/2013),
Xiaoxiao selalu terlihat berkeliling mengumpulkan botol plastik dan
tampak gembira. Ia melakukan kebiasaan ini setelah melihat sang kakek
melakukan hal yang sama. Dalam tiga bulan terakhir, dari aktivitas
mencari dan menjual botol plastik keliling Xiaoxiao telah berhasil
mengumpulkan 50 yuan atau sekitar Rp 98 ribu.Bocah
periang ini diketahui didiagnosis dengan penyakit jantung bawaan ketika
berumur 4 bulan. Menurut laporan, dokter memberitahu keluarganya bahwa
Xiaoxiao memiliki kesempatan terbaik untuk pulih secara total jika
melakukan operasi sebelum usianya mencapai 3 tahun.
Namun orang tuanya yang hanya memiliki toko bordir kecil, merasa
sangat kesulitan mengumpulkan dana untuk operasinya. Orang tua Xiaoxiao
juga mengaku telah terlilit utang yang digunakan untuk kebutuhan
pengobatan anak mereka selama ini. Kini orang tua Xiaoxiao telah
meninggalkan rumah untuk sementara, guna mencari uang lebih banyak untuk
Xiaoxiao.
Ayah Xiaoxiao diketahui memiliki pekerjaan tambahan dengan memperbaiki lampu jalan di siang hari, sementara sang ibu bekerja di sebuah toko peralatan kamar mandi. Mereka kemudian menitipkan Xiaoxiao dan toko bordir tersebut dalam perawatan kakek dan neneknya. Xiaoxiao dilaporkan sangat merindukan orang tuanya dan sering memanggil sang ibu dalam mimpi-mimpinya.
Usia Xiaoxiao yang telah mencapai 2 tahun saat ini membuat orang tuanya menjadi semakin cemas. Namun beruntungnya setelah kisah keluarga kecil ini ramai dibicarakan di berbagai media di China, banyak orang yang bersedia membantu mengumpulkan dana untuk menyelamatkan nyawa gadis kecil itu.
Dalam waktu tiga hari, lebih dari 70.000 yuan atau sekitar Rp 138 juta terkumpul. Ayah Xiaoxiao mengatakan bahwa ia dan keluarga sepakat tidak menerima sumbangan lebih lanjut dan dana yang telah terkumpul akan digunakan hanya untuk perawatan medis Xiaoxiao. Jika memang ada dana lain yang tersisa, maka akan digunakan untuk membantu orang lain yang juga membutuhkan.
Menurut laporan terbaru dari China News, Xiaoxiao kini berada di Fujian Medical University Union Hospital dan telah melakukan operasi.
Ayah Xiaoxiao diketahui memiliki pekerjaan tambahan dengan memperbaiki lampu jalan di siang hari, sementara sang ibu bekerja di sebuah toko peralatan kamar mandi. Mereka kemudian menitipkan Xiaoxiao dan toko bordir tersebut dalam perawatan kakek dan neneknya. Xiaoxiao dilaporkan sangat merindukan orang tuanya dan sering memanggil sang ibu dalam mimpi-mimpinya.
Usia Xiaoxiao yang telah mencapai 2 tahun saat ini membuat orang tuanya menjadi semakin cemas. Namun beruntungnya setelah kisah keluarga kecil ini ramai dibicarakan di berbagai media di China, banyak orang yang bersedia membantu mengumpulkan dana untuk menyelamatkan nyawa gadis kecil itu.
Dalam waktu tiga hari, lebih dari 70.000 yuan atau sekitar Rp 138 juta terkumpul. Ayah Xiaoxiao mengatakan bahwa ia dan keluarga sepakat tidak menerima sumbangan lebih lanjut dan dana yang telah terkumpul akan digunakan hanya untuk perawatan medis Xiaoxiao. Jika memang ada dana lain yang tersisa, maka akan digunakan untuk membantu orang lain yang juga membutuhkan.
Menurut laporan terbaru dari China News, Xiaoxiao kini berada di Fujian Medical University Union Hospital dan telah melakukan operasi.
PERJUANGAN BOCAH 3 TAHUN YANG MERAWAT AYAHNYA YANG LUMPUH
Besar nian cobaan bagi pria ini, setelah dirinya lumpuh karena
kecelakaan tak lama berselang sang istripun pergi begitu saja
meninggalkannya entah kemana. Namun dia masih memiliki mutiara tak
ternilai yaitu karunia dari sang Maha Pengasih seorang anak balita usia 3
tahun yang dengan telaten mendampingi dan merawatnya, sungguh sebuah
kisah tak ternilai dari seorang anak seusianya.
Bersiap-siap mengambil air untuk mandi sang ayah
Membawa air untuk membersihakn badan sang ayah
Mengambil handuk untuk keringkan tubuh sang ayah setelah mandi
Seorang balita perempuan yang baru berusia tiga tahun menjadi
tumpuan hidup sang ayah setelah ia mengalami kecelakaan dan tak bisa
lagi berjalan. Seperti dilansir China News, Senin (20/12/2010), balita
bernama Dong Xinyi merawat sang ayah, Dong Jian (26) dan juga
membersihkan kotorannya.
Persiapkan kompor listrik untuk masak makanan
Memasak makanan buat sang ayah
Xinyi lahir di sebuah keluarga petani di Kota Huanghia di Provinsi
Shandong, China, tahun 2007. Beberapa bulan kemudian, sang ibu
meninggalkan rumah dan membawa Xinyi setelah Dong Jian mengalami lumpuh
akibat kecelakaan. Namun, awal tahun ini, sang ibu mengirimkan Xinyi
kembali ke sang ayah. Tidak diketahui mengapa ia melakukan hal itu.
Hanya saja, sejak saat itu ia kemudian merawat sang ayah.
“Ia segalanya bagi saya. Setelah kecelakaan, istri meninggalkan
saya. Ayah dan ibu tiri saya bahkan tidak peduli. Saya bahkan pernah
berpikir untuk bunuh diri,” katanya. “Namun, kini Xinyi adalah di sini
dan saya sangat kagum pada dirinya,” katanya. Tidak jelas, bagaimana
sang ayah dan anak perempuannya memperoleh uang untuk biaya hidup. Tuhan
Maha Pemurah dan Penyayang , senantiasa mengasihi hambaNya yang sabar
dan tabah.
Semoga kita dapat mengambil dari pelajaran yang diatas . sayangilah orang tua mu sebelum ia meninggalkan mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar